Warga Gedung Meneng Keluhkan Jalan Kabupaten Rusak Parah, Desak Pemda Tulang Bawang Segera Bertindak

Tulang Bawang,https://Kharismanews– Kondisi jalan kabupaten yang melintasi wilayah Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, kian memprihatinkan.Jalan tanah merah yang dipenuhi kubangan lumpur dan genangan air itu menjadi keluhan serius warga dari 11 kampung yang selama ini menjadikannya sebagai akses vital aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.Kamis, 15 Januari 2026.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kerusakan jalan semakin parah terutama saat musim hujan. Kendaraan roda dua dan roda empat kerap terjebak lumpur, bahkan tidak jarang pengendara terjatuh akibat permukaan jalan yang licin dan
berlubang. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlambat mobilitas warga.

“Kalau hujan, jalan ini seperti kubangan. Anak sekolah sering terlambat, petani susah angkut hasil kebun, belum lagi kalau ada warga sakit harus dibawa ke puskesmas,” ujar salah seorang warga Gedung Meneng.

Jalan kabupaten tersebut diketahui menjadi jalur penghubung utama antar 11 kampung, sekaligus akses menuju lahan pertanian dan kawasan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ironisnya, meski telah bertahun-tahun dikeluhkan, hingga kini belum terlihat penanganan serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang.
Warga menilai, pembiaran kondisi jalan ini mencerminkan lemahnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat pedesaan.

Mereka mendesak agar Pemda Tulang Bawang tidak lagi sekadar menjanjikan perbaikan, tetapi segera merealisasikan peningkatan jalan secara permanen.

Selain itu, warga juga menyoroti keberadaan PT Sugar Group Companies (SGC) yang beroperasi di wilayah sekitar. Aktivitas kendaraan bertonase besar yang melintas diduga turut mempercepat kerusakan jalan.

Masyarakat berharap perusahaan tidak tinggal diam dan dapat berkontribusi melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya dalam perbaikan infrastruktur yang digunakan bersama.

“Kami tidak menuntut berlebihan. Ini jalan kabupaten, tanggung jawab pemerintah. Tapi kalau ada perusahaan besar di sekitar sini, sudah sepatutnya ikut peduli,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemda Tulang Bawang maupun PT SGC terkait rencana penanganan kerusakan jalan tersebut.

Warga menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi mereka hingga ada langkah nyata, karena jalan ini bukan sekadar sarana transportasi, melainkan urat nadi kehidupan masyarakat 11 kampung di wilayah Gedung Meneng.

Post Comment